Tabuhan Gendang Tandai Dimulainya Festival Seni dan Budaya Sinjai di Benteng Balangnipa
Pembukaan festival ditandai dengan tabuhan gendang oleh Bupati Ratnawati Arif yang didampingi Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda serta Ketua Dewan Kesenian Sinjai (DKS) terpilih, Andi Jusman. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya perhelatan seni dan budaya yang digagas Dewan Kesenian Sinjai (DKS).
Festival ini menjadi wadah untuk menjaga kelestarian warisan budaya daerah sekaligus memberikan ruang bagi para seniman dan pegiat budaya dalam menampilkan berbagai karya kreatif mereka kepada masyarakat.
Beragam kegiatan turut memeriahkan festival, di antaranya atraksi gendrang, pameran pusaka, pameran lukisan, pertunjukan teater, hingga lomba mewarnai bertema budaya bagi pelajar tingkat SD dan SMP.
Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati Arif menegaskan bahwa penyelenggaraan Festival Seni dan Budaya bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat jati diri budaya daerah sekaligus menumbuhkan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, Kabupaten Sinjai memiliki kekayaan budaya yang patut dibanggakan, seperti Tari Pasere, tradisi Ma'rimpa Salo, serta berbagai kesenian lokal lainnya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
"Sinjai memiliki warisan budaya yang luar biasa, seperti Tari Pasere, tradisi Ma'rimpa Salo, dan berbagai kesenian lainnya. Mari kita rawat dan wariskan kepada generasi penerus," ujar Bupati.
Ia berharap festival tersebut menjadi awal kebangkitan seni dan budaya di Kabupaten Sinjai. Kekayaan budaya, lanjutnya, merupakan aset berharga yang harus terus dilestarikan dan diperkenalkan secara luas sebagai bagian dari pembangunan karakter serta identitas daerah.
"Semoga festival ini menjadi titik awal kebangkitan seni dan budaya Sinjai. Teruslah melahirkan karya-karya baru yang membanggakan daerah," tambahnya.
Festival Seni dan Budaya dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 1 hingga 2 Agustus 2026. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD, Sekretaris Dewan Kesenian Sulawesi Selatan Djamal A. Kalan, para budayawan, seniman, serta pegiat seni dari berbagai wilayah di Kabupaten Sinjai.

Post a Comment