Bupati Sinjai Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Perkuat Komitmen Lestarikan Budaya Daerah
SINJAI – Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif resmi mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Sinjai (DKS) masa bakti 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung di Benteng Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Sabtu (1/8/2026).
Prosesi pelantikan yang dirangkaikan dengan Festival Seni dan Budaya tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mendukung pelestarian seni, budaya, sekaligus pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati Arif menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus DKS yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diemban dapat dijalankan secara penuh tanggung jawab demi memajukan kebudayaan di Kabupaten Sinjai selama lima tahun mendatang.
"Kami menyambut baik inisiatif Dewan Kesenian Sinjai yang telah menyiapkan rangkaian kegiatan ini dengan baik. Semoga kepengurusan yang baru mampu menghadirkan program-program yang semakin memperkuat eksistensi seni dan budaya daerah," ujar Bupati.
Menurutnya, Dewan Kesenian Sinjai memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kekayaan seni budaya daerah. Karena itu, ia berharap DKS dapat semakin profesional serta menjadi motor penggerak kemajuan sektor kebudayaan di Kabupaten Sinjai.
Bupati juga menyampaikan sejumlah harapan kepada pengurus baru. Ia menginginkan setiap kegiatan seni dan budaya menjadi sarana memperkenalkan sekaligus memperkuat identitas masyarakat Bugis Sinjai yang sarat dengan nilai-nilai luhur.
Selain itu, DKS diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif dengan membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM, pengrajin, serta pelaku industri kreatif lokal untuk tumbuh dan berkembang melalui berbagai agenda seni dan budaya.
Tak hanya itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, melestarikan, dan mewariskan kekayaan budaya Sinjai kepada generasi muda, termasuk memperkenalkan warisan budaya seperti Tari Pasere, tradisi Ma'rimpa Salo, serta berbagai kesenian tradisional lainnya yang menjadi identitas daerah.
"Mari jadikan pelantikan ini sebagai momentum kebangkitan seni dan budaya Sinjai. Selamat bekerja kepada seluruh pengurus Dewan Kesenian Sinjai yang baru. Buktikan bahwa Sinjai merupakan daerah yang kaya akan budaya dan prestasi," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Sinjai periode 2026–2031, Andi Jusman, menyatakan kesiapannya mengemban amanah untuk memajukan seni dan budaya di Kabupaten Sinjai. Ia optimistis DKS mampu menjadi jembatan yang mengharmoniskan pelestarian tradisi dengan lahirnya berbagai inovasi di bidang kesenian.
"Mari bersama-sama mengemban amanah ini untuk memajukan seni dan budaya Sinjai," ungkap Andi Jusman yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Sinjai.
Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Dewan Kesenian Sinjai dalam membangun ekosistem seni dan budaya yang lebih maju, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, sejumlah kepala OPD, Sekretaris Dewan Kesenian Provinsi Sulawesi Selatan Djamal A. Kalan, serta para seniman, budayawan, dan pekerja seni se-Kabupaten Sinjai.

Post a Comment