Header Ads

Pemkab Sinjai Gandeng Perusahaan China dan PT Firmansyah Khatulistiwa Group Perkuat Pengembangan Komoditas Bawang Putih

SINJAI - Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif didampingi oleh Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, menyambut secara langsung kedatangan rombongan PT Firmansyah Khatulistiwa Group dan perusahaan asal China, Jingxin Agricultural Group, di Rumah Jabatan Bupati, pada Selasa malam (28/7/2026).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan H. Andi Himawan Saleh Asapa, Kepala Bappeda Haerani Dahlan, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Sinjai, H. Kamaruddin.


Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki potensi kerja sama antara Kabupaten Sinjai, PT Firmansyah Khatulistiwa Group dan Jingxin Agricultural Group, khususnya disektor pertanian melalui rencana pengembangan dan hilirisasi bawang putih.

Penjajakan kerja sama investasi sebagai bagian dari program swasembada bawang putih nasional yang dicanangkan Kementerian Pertanian. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menyampaikan apresiasi atas rencana investasi tersebut serta menjadikan kabupaten Sinjai sebagai mitra strategis.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Sinjai menyambut baik semua pihak yang ingin bekerja sama. Apalagi hal itu dapat membuka peluang investasi di sektor pertanian.


"Malam ini, saya bersama Pak Wakil Bupati menerima kunjungan calon investor kita untuk pengembangan bawang putih. Insya Allah, Sinjai menjadi salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang siap bekerja sama dengan pihak swasta dan masyarakat untuk mengembangkan komoditas bawang putih dalam skala ekspor," kata Bupati.


Bupati Sinjai menambahkan bahwa Kabupaten Sinjai  memiliki peluang besar di masa depan, mengingat program hilirisasi bawang putih berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong pengembangan sektor hortikultura berbasis teknologi.


Bupati juga menyampaikan, untuk mendukung pengembangan hortikultura terpadu yang mencakup komoditas bawang putih, bawang merah, kentang, dan tanaman hortikultura lainnya, Pemkab Sinjai menyiapkan kawasan khusus di Kecamatan Sinjai Barat.


Sementara itu,  CEO PT Firmansyah Khatulistiwa Group, Dr. H. Hendra Firmansyah, menyampaikan perusahaannya mendapat penugasan untuk mendukung program hilirisasi swasembada bawang putih. 


Untuk mewujudkan target tersebut, pihaknya menggandeng Jingxin Agricultural Group, salah satu perusahaan bawang putih terbesar di China, sebagai mitra strategis.


Menurut Hendra, Kabupaten Sinjai menjadi satu dari lima daerah di Sulawesi yang dipilih sebagai lokasi pengembangan komoditas bawang putih. Berdasarkan hasil survei awal, kawasan Sinjai Barat dinilai memiliki karakteristik yang sesuai untuk budidaya bawang putih, mulai dari ketinggian wilayah, suhu udara, hingga intensitas pencahayaan.


Selanjutnya, rombongan investor dijadwalkan meninjau langsung kawasan Sinjai Barat guna memastikan calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang akan menjadi bagian dari program tersebut.


Selain di Sinjai, PT Firmansyah Khatulistiwa Group juga mendapat mandat mengembangkan sekitar 2.000 hektare lahan bawang putih di Sulawesi Selatan dengan target penanaman serentak dimulai pada September 2026.


"Sinjai menjadi salah satu dari lima kabupaten yang menjadi target swasembada bawang putih di Sulawesi. Setelah melakukan survei awal, kami menilai kawasan Sinjai Barat memenuhi syarat untuk pengembangan bawang putih. Harapan kami, penanaman serentak dapat dimulai pada September sesuai target Kementerian Pertanian," ujar Hendra.

Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memberikan nilai tambah bagi petani, membuka peluang investasi baru, serta memperkuat peran Kabupaten Sinjai dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.