Header Ads

Antrean BBM di Sinjai Kini Normal, Warga Tak Perlu Menunggu Lama Lagi

SINJAI — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kini kembali normal setelah sempat membludak dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat masyarakat tidak lagi harus menunggu lama untuk mengisi bahan bakar.


Pantauan pada Kamis (7/4/2026) di SPBU 74.926.01 Biringere, yang berada di Jalan Persatuan Raya, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, menunjukkan antrean kendaraan sudah lenggang dan tidak lagi mengular seperti sebelumnya. Arus kendaraan di sekitar SPBU juga terpantau lebih lancar.


Pengendara roda dua maupun roda empat kini dapat langsung mengisi bahan bakar tanpa harus menunggu lama. Kondisi ini jauh berbeda dibandingkan beberapa hari lalu, ketika kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan BBM memicu antrean panjang hingga ke badan jalan. 


Sejumlah warga mengaku lega dengan kondisi tersebut. Rustan (39) menyebut situasi saat ini sudah kembali normal.


“Alhamdulillah sekarang sudah normal, tidak perlu lagi antre lama seperti kemarin,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Dewi (35). Ia menilai kelancaran pengisian BBM membuat aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar.


“Sekarang isi BBM sudah cepat. Kemarin cukup menyulitkan karena harus antre panjang,” katanya.



Terpisah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan distribusi BBM di wilayah Sinjai dalam kondisi aman dan tersedia. Penyaluran yang kembali lancar membuat pasokan di SPBU tetap terjaga.


Meski demikian, meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat turut mendorong kenaikan kebutuhan BBM. Pada saat antrean memuncak sebelumnya, sebagian warga bahkan mencari alternatif dengan membeli BBM di pengecer.


Kini, dengan distribusi yang kembali stabil, situasi di lapangan menjadi lebih kondusif. Masyarakat pun diimbau untuk tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar kondisi tetap terjaga dan tidak terjadi antrean panjang kembali.


Penulis berita: Aldiansyah Mahendra, Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIAD Sinjai.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.