Header Ads

Aksi Cepat Polsek Tellulimpoe,Berhasil Temukan Sapi yang Menghilang


Sinjai - Petugas Polsek Tellulimpoe bersama warga berhasil menemukan lima ekor sapi, yang dilaporkan hilang, diduga hendak dicuri. Lokasi penemuan sapi-sapi tersebut yakni di kawasan hutan Dusun Batusantung, Desa Erabaru, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.


Kabar menghilangnya kelima sapi tersebut sempat menghebohkan warga Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai dan akhirnya terjawab setelah ternak itu ditemukan oleh warga dan personil Polsek Tellulimpoe.


Penemuan ini bermula saat personel Polsek Tellulimpoe menerima informasi dari warga terkait keberadaan sejumlah sapi yang berada di area hutan.


Informasi tersebut ditindaklanjuti dan Bhabinkamtibmas Desa Erabaru Aiptu Toep Efendi bersama Ps. Kanit Intelkam Aiptu Rosman, S.Sos langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kebenaran laporan dari wargater.


Pencarian membuahkan hasil saat tiba dilokasi, petugas melihat lima ekor sapi dengan ciri-ciri dua ekor sapi betina (indukan), satu ekor sapi jantan jenis limosin, serta dua ekor anakan jantan dan betina. 


Setelah diidentifikasi seluruh sapi tersebut masih membawa tali pengikat kepala dan tali penarik sepanjang kurang lebih 50 sentimeter.


Kondisi ini mengindikasikan kalau kelima ternak itu bukan hasil pencurian, melainkan diduga lepas dari tempat asalnya tanpa sepengetahuan pemiliknya. 


Aparat kepolisian bersama warga kemudian berinisiatif menyebarkan informasi terkait penemuan ini agar pemilik ternak segera diketahui.


Tidak lama setelah informasi tersebar, seorang warga bernama Riswandi (33), yang berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di Dusun Batusantung, menghubungi pihak kepolisian.


Riswandi mengaku bahwa kelima sapi tersebut adalah miliknya. Ia kemudian datang lokasi penemuan untuk memastikan secara langsung. Dan setelah proses pengecekan, ia mengaku serta membenarkan bahwa sapi-sapi tersebut memang miliknya yang sebelumnya sempat lepas.


Dalam keterangannya, Riswandi menjelaskan bahwa ternaknya lepas akibat kaget mendengar suara musik dari pesta pernikahan yang berlangsung tidak jauh dari lokasi kandang.


Katanya, suara musik elektronik yang cukup keras sehingga diduga membuat sapi-sapi tersebut panik dan meninggalkan kandangnya.


Setelah dipastikan kepemilikannya. di lokasi penemuan, Personel Polsek Tellulimpoe Polres Sinjai kemudian secara resmi menyerahkan kembali ternak tersebut kepada pemiliknya dan dengan disaksikan oleh warga, tokoh masyarakat, serta pemerintah setempat. 


Kapolres Sinjai melalui Plt. Kasi Humas IPTU Agus Santoso menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi para peternak untuk lebih waspada dalam menjaga hewan ternaknya, terutama pada malam hari untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.


IPTU Agus Santoso juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kandang induk yang telah disediakan oleh kelompok tani ternak di beberapa dusun. Selain itu, warga diharapkan tidak lagi membiarkan ternak berkeliaran di area terbuka, karena kondisi tersebut dapat memicu potensi kehilangan maupun aksi pencurian.


Peristiwa ini pun menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sekaligus mempertegas pentingnya kewaspadaan bersama demi mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Sinjai.(siraj) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.