Header Ads

Pemkab Sinjai Evaluasi Kinerja Pemdi Dorong Pelayanan Publik Digital Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

SINJAI - Transformasi digital telah menjadi tuntutan zaman dalam tata kelola pemerintahan modern. Atas dasar itulah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus mendorong kualitas dan inovasi pelayanan publik bagi masyarakat melalui penguatan penyelenggaraan pemerintahan dengan sistem digitalisasi.

Upaya tersebut diimplementasikan oleh Pemkab Sinjai dengan menggelar Interview Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) tahun 2026, di Gedung Command Center Kompleks Rujab Bupati, Senin (21/9/206).

Evaluasi ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) dan diikuti secara langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Andi Ilham Abubakar, serta Kepala OPD terkait 

Kegiatan ini adalah tahapan tanya jawab langsung tim asesor dengan instansi pemerintah yang dinilai, guna mengonfirmasi kesesuaian dokumen, bukti dukung (eviden), serta kondisi riil pelaksanaan transformasi digital di lapangan.

Andi Jefrianto Asapa menegaskan bahwa pengembangan pemerintahan digital tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator penilaian, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai pengguna layanan.

“Melalui kegiatan ini, mari kita jadikan instrumen penilaian sebagai jalan untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, cepat, dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setdakab Sinjai Andi Sompa menambahkan, ada beberapa aspek yang menjadi poin penilaian dalam evaluasi kali ini, diantaranya aspek tata kelola dan manajemen, aspek penyelenggara, aspek data, keamanan pemdi, teknologi pemdi, keterpaduan layanan digital serta kepuasan pengguna.

“Kita hanya punya waktu lima hari yah untuk melengkapi indikator yang dinilai masih kurang. Kita berharap indeks pemerintahan digital Pemkab Sinjai dapat meningkat dari yang sebelumnya cuma 2,42 ,” jelasnya.

Dengan adanya proses evaluasi ini, Pemerintah daerah memiliki kesempatan untuk mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki sekaligus memperkuat penerapan pemerintahan berbasis digital di lingkup Pemkab Sinjai.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.