Bupati Sinjai Ikuti Rakor Pertumbuhan Ekonomi Sulsel, Perkuat Sektor Unggulan Daerah
SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus mendorong penguatan sektor unggulan daerah sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pertumbuhan Ekonomi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (18/9/2026).
Rakor yang diprakarsai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini membahas berbagai langkah strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut diikuti para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, serta dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Kepala BPS, dan Deputi Kementerian PPN/Bappenas.
Dalam rakor tersebut, Pemkab Sinjai menyampaikan komitmennya untuk terus mengoptimalkan sektor-sektor unggulan yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat.
Bupati Ratnawati mengatakan, percepatan realisasi program prioritas menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu dilakukan melalui penguatan UMKM, peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan, serta mendorong investasi pada sektor jasa dan pariwisata.
“Kami di Kabupaten Sinjai terus berupaya mempercepat realisasi program prioritas yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Dengan demikian, melalui rakor ini menjadi bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil,” ujar Ratnawati.
Ia menyebutkan, capaian pertumbuhan ekonomi Sinjai juga menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data yang disampaikan, Kabupaten Sinjai meraih peringkat pertama kategori kabupaten/kota yang mampu tumbuh kuat di atas 5 persen, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 11,14 persen pada Triwulan I Tahun 2026.
“Alhamdulillah, Sinjai meraih peringkat pertama kategori kabupaten/kota yang mampu tumbuh kuat di atas 5 persen dengan capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 11,14 persen pada Triwulan I Tahun 2026,” lanjutnya.
Selain membahas pertumbuhan ekonomi, rakor juga menyoroti sejumlah indikator makro pembangunan daerah, di antaranya tingkat kemiskinan, inflasi, tingkat pengangguran terbuka, serta pengelolaan keuangan daerah.
Pembahasan tersebut diarahkan untuk merumuskan langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengendalikan inflasi di masing-masing daerah.
Pada kesempatan yang sama, Kemendagri juga menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Kegiatan ini menjadi bagian dari pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan kinerja dan inovasi dalam peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam, dan diikuti sejumlah pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Post a Comment