Header Ads

Sinjai Timur Integrasikan Aktivasi IKD, Cek Kesehatan Gratis, dan Donor Darah untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

 


SINJAI – Pemerintah Kecamatan Sinjai Timur bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sinjai menggelar kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dipadukan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta aksi donor darah di Aula Kantor Camat Sinjai Timur, Selasa (07/07/2026).

Kegiatan kolaboratif ini menjadi upaya pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. Selain melayani aktivasi IKD, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

Peserta kegiatan terdiri atas warga Kecamatan Sinjai Timur, perangkat desa, pengurus PKK, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sinjai Timur, serta tim Disdukcapil Kabupaten Sinjai.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sinjai, Arham Pasrah, menjelaskan bahwa pemerintah terus mendorong masyarakat untuk mengaktifkan IKD karena ke depan identitas digital tersebut akan terintegrasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis.

"Sinkronisasi IKD dengan aplikasi Cek Kesehatan Gratis sedang dilakukan secara bertahap sehingga masyarakat sudah sepatutnya memiliki aplikasi IKD di telepon pintarnya. IKD menghadirkan berbagai dokumen kependudukan dalam bentuk digital, seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan dokumen lainnya. Integrasi ini menjadi bukti bahwa IKD akan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi maupun pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan," jelasnya.

Sementara itu, Camat Sinjai Timur, Andi Saoraja Arie Lesmana, mengatakan bahwa pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis merupakan program Pemerintah Kabupaten Sinjai yang dilaksanakan secara bertahap hingga tingkat kecamatan.

Menurutnya, penggabungan layanan kesehatan, aktivasi IKD, dan donor darah menjadi bentuk inovasi pelayanan yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya administrasi kependudukan.

"Dengan semakin banyak warga, tenaga kesehatan, serta aparatur desa dan kecamatan yang telah mengaktifkan IKD, pelayanan Cek Kesehatan Gratis dapat berlangsung lebih cepat karena sistemnya saling terhubung. Selain mendukung layanan kesehatan, IKD juga memperkuat tertib administrasi kependudukan yang menjadi dokumen dasar dalam berbagai pelayanan publik," ujarnya.

Ia berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan IKD sebagai identitas digital resmi sehingga berbagai layanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan administrasi kependudukan, dapat diakses secara lebih efektif, cepat, dan terintegrasi. Selain itu, pelaksanaan donor darah diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.