Header Ads

Pasca Bupati Sinjai Meninjau Langsung Seluruh Area Sekolah,SRT 1 Laksanakan MPLS Sesuai Jadwal

 

SINJAI – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 yang merupakan Program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto dirancang khusus untuk membantu masyarakat dari kalangan rentan, terutama keluarga yang kurang mampu resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dan diikuti sebanyak 230 murid baru, Senin (13/7/2026).

Sekolah Rakyat Permanen di kabupaten Sinjai adalah hasil sinergi seluruh pihak yang terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dalam mendukung penyelenggaraan sekolah tersebut agar berjalan optimal.

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tahun Ajaran 2026/2027 yang resmi berjalan hari ini menjadi bentuk nyata dukungan dan komitmen Pemkab Sinjai dalam mewujudkan akses pendidikan yang luas bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sinjai.

Sebelumnya, tujuan kunjungan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara (11/6/2026) yakni untuk kembali memastikan kesiapan bangunan utama sekolah dan asrama sudah dapat digunakan sesuai jadwal.

Kegiatan MPLS yang bertema "Gerbang Cahaya Kehidupan menjadi awal bagi para peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus kehidupan berasrama yang akan dijalaninya nanti.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sinjai, Rahmat Surianto, menjelaskan bahwa kegiatan MPLS berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, yakni mulai 13 hingga 31 Juli 2026.

"Alhamdulillah, kami dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sinjai, yang sebelumnya bernama Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Kabupaten Sinjai, sudah mulai memasuki kegiatan MPLS. Hari ini anak-anak sudah masuk asrama dan akan mengikuti rangkaian kegiatan hingga 31 Juli mendatang," ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta yang memasuki asrama pada hari pertama merupakan murid baru sebanyak 230 orang. Sementara peserta didik dari sekolah rintisan dijadwalkan bergabung pada 31 Juli 2026.

Pada hari pertama, para murid disambut oleh pihak sekolah sekaligus menerima berbagai perlengkapan penunjang kehidupan di asrama, mulai dari perlengkapan tidur hingga kebutuhan kebersihan diri.

Secara keseluruhan, jumlah peserta didik di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sinjai saat ini mencapai 305 orang yang terdiri atas 26 siswa jenjang SD, 123 siswa SMP, dan 81 siswa SMA, ditambah peserta dari sekolah rintisan. Meski demikian, jumlah peserta didik baru tahun ini masih belum memenuhi kuota yang ditargetkan.

"Kuota masing-masing jenjang sebenarnya sebanyak 90 siswa. Namun, untuk tahun ini belum seluruhnya terpenuhi sesuai rasio yang telah ditetapkan," jelas Rahmat.

Selama pekan pertama MPLS, para peserta didik akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu proses adaptasi di lingkungan sekolah dan asrama. Setelah kegiatan penyambutan pada hari pertama, agenda berikutnya meliputi pemeriksaan kesehatan gratis yang dirangkaikan dengan pembukaan resmi MPLS, tes psikologi, tes akademik, serta pemetaan bakat melalui DNA Talent.

Selanjutnya, pada pekan kedua hingga penutupan MPLS tanggal 31 Juli 2026, para siswa akan menerima berbagai materi pembinaan dari sejumlah narasumber yang telah dijadwalkan.

Seluruh peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi diharapkan mampu beradaptasi dengan baik, membangun karakter, menumbuhkan semangat belajar, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia selama menempuh pendidikan di tempat tersebut.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.