Pembangunan Jembatan Gantung Alenangka Capai 56 Persen, Pengerjaan Pondasi dan Pylon Terus Dikebut
SINJAI — Pembangunan Jembatan Gantung Alenangka di Desa Alenangka terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu (10/6/2026), pekerjaan yang dilaksanakan personel Kodim 1424/Sinjai bersama masyarakat telah mencapai 56 persen.
Saat ini, fokus pengerjaan berada pada pembangunan pondasi dan tiang pylon yang menjadi komponen utama penopang kekuatan struktur jembatan. Tahapan tersebut dikerjakan secara cermat mengingat kondisi medan yang cukup menantang.
Jembatan gantung ini memiliki panjang 80 meter dan lebar 1,20 meter, membentang di atas sungai selebar 40 meter dengan kedalaman mencapai 8 meter. Kondisi geografis tersebut menuntut ketelitian tinggi dalam pembangunan pondasi guna memastikan keamanan dan ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.
Pembangunan melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, yakni satu personel Penerangan Kodim 1424/Sinjai, 25 personel Kodim 1424/Sinjai, satu personel Zibang, 25 personel Yon TP 920/LA, serta 15 warga setempat yang aktif bergotong royong membantu proses pengerjaan.
Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang mendorong percepatan pembangunan. Semangat gotong royong yang terus terjaga tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Keberadaan Jembatan Gantung Alenangka nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, mempermudah mobilitas warga, serta memperlancar distribusi hasil pertanian menuju pusat-pusat ekonomi di Kabupaten Sinjai. Selain itu, jembatan tersebut diyakini akan memberikan manfaat besar bagi sektor pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman.
Masyarakat pun berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga jembatan dapat difungsikan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, Jembatan Gantung Alenangka diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan semangat pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

Post a Comment