Jalan Panjang Dr. Bakri, Pria Bugis Sinjai Peraih Gelar Doktor di UNHAS
GORONTALO – Cerita inspiratif datang dari sosok Dr. Bakri, SE., M.Ak, ia seorang yang memiliki garis keturunan Bugis Sinjai yang berhasil meraih gelar Doktor di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 2025. Pencapaian itu menjadi bukti atas prestasinya yang membanggakan dibidang akademik yakni pendidikan doktor (S3) dalam Program Studi Ilmu Akuntansi.
Bakri yang lahir Salohe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi selatan pada 16 September 1978 telah menunjukkan dedikasi tinggi di dunia akademik. Pencapaian gelar tertinggi akademiknya ini tentu bukan suatu hal yang kebetulan. Pencapaian ini merupakan perjuangan yang panjang, keuletan, dan keyakinan yang kuat sebelum ia meraih gelar Doktor Ilmu Akuntansi di Universitas Hasanuddin.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi di STIE YPUP Makassar pada tahun 2002, kemudian melanjutkan studi Magister Akuntansi di Universitas Muslim Indonesia Makassar pada tahun 2010. Sambil menyelesaikan Studi S3 di Universitas Hasanuddin, dirinya mengabdi sebagai dosen di IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Dr. Bakri, SE., M.Ak sebelum menjadi seorang akademisi, ia pernah berkarir di dunia profesional, bekerja sebagai Accounting pada PT Sinar Sosro wilayah Kalimantan dan Sulawesi pada periode 2003–2009. Selain itu, ia juga pernah menekuni bidang perpajakan di PT Makassar Raya Motor Makassar pada tahun 2010.
Namun Seiring perjalanan waktu, ia dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, di antaranya sebagai Sekretaris Satuan Pengawasan Internal IAIN Sultan Amai Gorontalo pada tahun 2017 dan Ketua Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam pada tahun 2020. Dan sekarang ia menjabatan sebagai fungsional Lektor dengan pangkat Penata Tingkat I Golongan III/d.
Pria kelahiran Salohe ini juga dikenal aktif dalam berbagai penelitian di bidang akuntansi, tata kelola organisasi, sistem informasi akuntansi, serta pembangunan berkelanjutan. Beberapa penelitian yang dilakukannya pada tahun 2025 antara lain mengenai efektivitas auditor internal dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di perguruan tinggi keagamaan Indonesia, pengaruh komitmen organisasi dan penganggaran partisipatif terhadap good governance pada lembaga pengelola zakat, serta implementasi Environmental Management Accounting dan Good Corporate Governance terhadap kinerja keuangan.
Pepatah “Sekali Layar Terkembang, Pantang Biduk Surut Ke Pantai” sebuah pepatah orang Bugis-Makassar yang melambangkan keberanian, keuletan, dan kearifan patut disematkan kepada Dr. Bakri. Keberhasilan mencapai gelar doktor menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sinjai, khususnya keluarga besar keturunan Bugis yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Kiprahnya menunjukkan bahwa putra daerah mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional melalui dunia pendidikan dan penelitian.
Raihan prestasi yang membanggakan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Sinjai agar supaya terus mengejar pendidikan hingga jenjang tertinggi. Perjuangannya adalah bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan komitmen terhadap ilmu pengetahuan mampu mengantarkan seseorang mencapai prestasi yang membanggakan sekaligus membawa nama daerah di kancah nasional.

Post a Comment