Header Ads

Bimtek Pengelolaan Website Puskesmas,Pemkab Sinjai Wujudkan Transformasi Digital Sektor Kesehatan

SINJAI - Transformasi digital telah menjadi agenda penting dalam tata kelola pemerintahan di daerah , khususnya Kabupaten Sinjai. Digitalisasi juga mulai diterapkan secara luas dalam pengelolaan layanan publik, termasuk sektor kesehatan. 

Melalui kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website Puskesmas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai mewujudkan komitmen tersebut dan sebagai upaya untuk terus mendorong transformasi digital di sektor kesehatan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai, berlangsung di ruang rapat Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Sinjai, Rabu (10/6/2026).

Bimtek ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juni 2026, diikuti oleh pengelola website dari 18 UPTD Puskesmas se-Kabupaten Sinjai yang terdiri atas tenaga IT dan admin website. Tujuannya yakni meningkatkan kemampuan pengelola website dalam menyajikan informasi dan layanan publik secara digital serta mendukung keterbukaan informasi publik di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Pembahasan mengenai Bimtek Pengelolaan Website Puskesmas ini juga merupakan bagian dari strategi besar penguatan integrasi informasi layanan kesehatan melalui platform digital yang terhubung dengan website Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai. 

Dengan integrasi itu, berbagai informasi, program, kegiatan, hingga layanan kesehatan yang tersedia di setiap puskesmas dapat diakses masyarakat secara lebih mudah, cepat, dan transparan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai, Dr. Mansyur, menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas para admin website puskesmas agar mampu mengelola dan memperbarui informasi secara berkelanjutan.

“Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman kepada admin puskesmas sehingga seluruh informasi yang ada di puskesmas dapat terintegrasi dan selalu terbarui melalui website Dinas Kesehatan,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan berlangsung", Ujarnya.

Menurut Dr. Mansyur bahwa selain berfungsi sebagai sarana publikasi, website juga menjadi media pelayanan informasi yang menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi kesehatan yang cepat, akurat, dan terpercaya. Ia berharap kepada peserta mengimplementasikan ilmunya yang didapatkan dari kegiatan pelatihan tersebut. Dengan begitu website puskesmas dapat dikelola secara aktif, profesional, dan konsisten dalam menyajikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung peserta dibekali materi tentang pengelolaan konten website, tata cara publikasi berita dan informasi kesehatan, pengelolaan fitur layanan, serta teknik pemeliharaan website agar tetap aktif, aman, dan responsif. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap seluruh puskesmas mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal sebagai sarana komunikasi publik dan pelayanan kesehatan berbasis digital. Langkah tersebut sudah sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, informatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.