Header Ads

Pembangunan Jembatan Gantung Alenangka Capai 47,8 Persen, Tahap Pondasi dan Tiang Pylon Terus Dikebut

SINJAI — Pembangunan Jembatan Gantung Alenangka di Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai terus menunjukkan progres positif. Personel Kodim 1424/Sinjai bersama masyarakat setempat terus mempercepat pengerjaan proyek strategis tersebut dengan fokus pada pembangunan pondasi dan tiang pylon, Selasa (19/5/2026).

Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam konstruksi jembatan karena berfungsi sebagai penopang utama kekuatan dan ketahanan struktur jembatan gantung.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang 80 meter dengan lebar 1,20 meter dan membentang di atas sungai selebar 40 meter dengan kedalaman mencapai 8 meter. Kondisi geografis yang cukup menantang membuat pengerjaan pondasi dilakukan secara cermat dan bertahap guna memastikan keamanan serta daya tahan konstruksi dalam jangka panjang.

Berdasarkan data perkembangan pekerjaan, droping material telah mencapai 89 persen. Sementara itu, pekerjaan perambuan blok beton anchor sisi A dan sisi B masing-masing sudah berada pada progres 92 persen.

Untuk pekerjaan struktur utama, progres footplate dan pondasi pylon sisi A maupun sisi B saat ini mencapai 65 persen. Pekerjaan gelagar jembatan berada pada progres 30 persen, pemotongan balok dan papan 40 persen, pengangkatan balok dan papan 45 persen, serta pemotongan besi landasan lantai jembatan mencapai 40 persen.

Sedangkan penggalian lubang pondasi pada kedua sisi jembatan telah rampung 100 persen. Secara keseluruhan, progres pembangunan Jembatan Gantung Alenangka kini telah mencapai 47,8 persen.

Pembangunan jembatan tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur. Dari Kodim 1424/Sinjai diterjunkan satu personel penerangan dan 20 anggota Kodim. Kegiatan ini juga didukung satu personel Zibang, 25 personel Yon TP 920/LA, serta 10 warga setempat yang turut bergotong royong membantu proses pengerjaan.

Keterlibatan TNI bersama masyarakat menjadi wujud nyata kolaborasi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan. Semangat gotong royong yang terbangun selama proses pengerjaan dinilai menjadi kekuatan utama dalam mendukung percepatan penyelesaian proyek sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Keberadaan Jembatan Gantung Alenangka nantinya diharapkan mampu membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi hasil pertanian menuju pusat-pusat ekonomi di Kabupaten Sinjai.

Selain itu, infrastruktur tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor pendidikan, kesehatan, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman.

Masyarakat pun berharap pembangunan jembatan gantung tersebut dapat segera rampung dan difungsikan agar aktivitas warga menjadi lebih aman, lancar, dan efisien. Jembatan ini juga diharapkan menjadi simbol semangat kebersamaan dalam membangun desa menuju kesejahteraan dan kemajuan yang lebih merata.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.