Pembangunan Jembatan Gantung Alenangka Masuki Tahap Pondasi
SINJAI — Personel Kodim 1424/Sinjai bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan jembatan gantung di Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Sabtu (16/5/2026). Proyek strategis tersebut kini memasuki tahap pengerjaan pondasi yang menjadi elemen krusial dalam menopang kekuatan dan ketahanan struktur jembatan.
Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 80 meter dengan lebar 1,20 meter dan membentang di atas sungai selebar 40 meter dengan kedalaman mencapai 8 meter. Kondisi geografis tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan, sehingga pengerjaan pondasi dilakukan secara teliti agar mampu menjamin keamanan dan daya tahan konstruksi dalam jangka panjang.
Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Droping material telah mencapai 80 persen. Sementara itu, pekerjaan perambuan blok beton anchor sisi A dan sisi B masing-masing telah mencapai 90 persen.
Pada bagian struktur utama, pekerjaan footplate dan pondasi pylon sisi A maupun sisi B saat ini berada pada progres 60 persen. Adapun pekerjaan penggalian lubang pondasi di kedua sisi telah rampung 100 persen. Secara keseluruhan, progres pembangunan jembatan gantung Alenangka kini telah mencapai 47,2 persen.
Pembangunan jembatan ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur. Dari Kodim 1424/Sinjai terdiri atas satu personel penerangan Kodim dan 20 anggota Kodim, didukung satu personel Zibang, 25 personel Yon TP 920/LA, serta 10 orang masyarakat setempat yang turut bergotong royong dalam proses pengerjaan.
Keterlibatan TNI bersama warga mencerminkan kolaborasi nyata dalam percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Semangat gotong royong yang terjalin selama proses pembangunan menjadi kekuatan utama dalam mendukung percepatan penyelesaian proyek sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Keberadaan jembatan gantung Alenangka diharapkan mampu membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi hasil pertanian menuju pusat-pusat ekonomi di Kabupaten Sinjai. Infrastruktur tersebut juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman.
Masyarakat berharap pembangunan jembatan gantung Alenangka dapat segera rampung dan difungsikan sehingga aktivitas warga menjadi lebih aman, lancar, dan efisien. Selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, jembatan ini juga diharapkan menjadi simbol semangat kebersamaan dalam membangun desa menuju kesejahteraan dan kemajuan yang lebih merata.

Post a Comment