Header Ads

Anak SMP Lomba Roket,Diknas Sinjai Dorong Kreatifitas Siswa Di Bidang IPTEK

SINJAI – Sinjai Water Rocket Championship (SWRC) 2026 adalah kompetisi sains yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Diknas) Sinjai untuk peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Sinjai.

Ajang ini digelar masih dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diikuti sebanyak 44 utusan SMP. SWRC merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan bagi peserta didik di kabupaten Sinjai untuk berprestasi serta menjadi bibit talenta potensial.

Panitia pelaksana menjelaskan SWRC 2026 digagas untuk menjadi stimulus untuk mendongkrak minat dan bakat generasi muda di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek). 

Ketua panitia SWRC 2026, Sugimal menyampaikan, melalui pendekatan praktik langsung, siswa diajak mengeksplorasi sains dengan cara yang kompetitif dan menyenangkan. Seluruh peserta diberi tantangan yakni merancang roket dengan memanfaatkan material botol plastik bekas.

"Lomba sains ini untuk mengembangkan kreativitas, fokus, dan kerja sama siswa dalam merancang dan peluncuran roket serta menentukan titik pusat", ujar Sugimal.

Adapun aturan mainnya, Setiap tim dituntut mengutamakan akurasi dan kreativitas desain, tujuannya agar roket dapat meluncur secara stabil menggunakan tekanan udara dan air untuk mencapai target atau sasaran yang telah ditentukan oleh panitia.

Lomba seperti ini diharapkan mampu menggali bakat dan minat peserta didik, khususnya di bidang sains guna bersaing di era globalisasi sekarang ini. ​Secara teknis, SWRC 2026 menjadi panggung pembuktian teori fisika di luar ruang kelas, Para siswa secara langsung menerapkan prinsip mekanika klasik, khususnya Hukum I Newton mengenai kelembaman objek dan Hukum III Newton terkait gaya aksi-reaksi.

Selanjutnya, Gaya dorong yang dihasilkan dari semburan air bertekanan tinggi menjadi variabel utama yang menentukan sejauh mana roket dapat melesat.

Kompetisi sains seperti ini sekiranya tidak sekedar berorientasi pada kejuaraan, namun juga memiliki nilai pendidikan melalui pengalaman belajar praktik secara langsung. Melalui momentum Hardiknas, Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai berharap SWRC 2026 mampu melatih kemampuan berpikir kritis (critical thinking) dan kerja tim para siswa, sekaligus mencetak bibit-bibit inovator muda yang siap bersaing di bidang teknologi masa depan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.