Pemkab Sinjai Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Era Digital Melalui inovasi Aplikasi SAMAKI
SINJAI – Komitmen transformasi digital birokrasi ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai lewat kegiatan Ekspose Inovasi Aplikasi SAMAKI yang digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) di Gedung Command Center, Kompleks Rumah Jabatan Bupati, Jumat (24/4/2026).
Turut dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah serta para pemangku kepentingan terkait. Langkah ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel di Bumi Panrita Kitta.
Menurut laporan Kepala Balitbang Sinjai, Alamsyah Bahar. Ia mengatakan, pengembangan aplikasi SAMAKI didasari oleh kebutuhan mendesak atas sistem monitoring yang terintegrasi dan sebagai langkah strategis memutus rantai masalah dokumentasi inovasi yang tercecer selama ini dan juga belum terkelola secara sistematis agar setiap inovasi di Sinjai tercatat, terukur, dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, sebagaimana arahannya pada saat memimpin kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi sekaligus menjadi catatan kritis terhadap pengembangan sistem ini.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah perangkat daerah serta para pemangku kepentingan terkait.
Menurutnya, kemajuan di era digitalisasi seperti sekarang ini menjadikan inovasi tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar dalam meningkatkan pelayanan publik.
"Sebuah aplikasi akan menjadi hal yang luar biasa ketika berasal dari hasil pemikiran yang matang dan teruji. Oleh karena itu, saya minta seluruh hadirin tidak menjadi pendengar yang pasif. Lakukan upaya kritis, bedah konsep ini, dan sampaikan masukan konstruktif," tegas Andi Jefrianto.
Setiap paratur harus memahami alur dan logika sistem secara mendalam, kemudian memastikan bahwa aplikasi tersebut benar-benar menjadi solusi praktis di lapangan tanpa menumpuk beban birokrasi baru. Hal ini juga menjadi penekanan Andi Jefrianto. Ia menggaris bawahi bahwa sinergi dan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah dalam penginputan data dan pemanfaatan sistem merupakan harga mati atas keberhasilan implementasi SAMAKI untuk kedepannya.
Kegiatan ekspose ini diproyeksikan sebagai fase uji petik dan penyempurnaan akhir sebelum aplikasi diluncurkan secara resmi oleh Bupati Sinjai dalam waktu dekat. Olehnya itu, dengan adanya SAMAKI diharapkan mampu mendukung setiap kebijakan yang berbasis data (data-driven policy) di kabupaten Sinjai.

Post a Comment