Kapal Penongkol Sinjai Kembali Bertempur Di Laut Lepas
SINJAI - Setelah lama libur, kini nelayan di pesisir Kabupaten Sinjai (Pattongkolo), akan kembali beraktifitas ke laut lepas untuk memburu ikan tuna dan sejenisnya di luar pulau Sulawesi.
Di bawah langit biru dan terik matahari, beberapa kapal penongkol di desa tongke tongke, kecamatan sinjai timur tampak hari ini, melepas tali perahu di dermaga dan akan bersiap-siap berangkat menuju tujuan wilayah operasinya melaut untuk mencari ikan.
Salah satu keluarga nelayan mengabadikan momen epic tersebut, yang diunggah pada akun pribadinya @TwinkyKosmetik dengan caption "Berangkat dengan penuh semangat juang, para pejuang keluarga", senin (13/4/2026).
Hali ini sudah menjadi tradisi tahunan ketika musimnya tiba. Biasanya, mereka cukup lama melaut bahkan hingga berbulan-bulan mengais rejeki untuk keluarga tercinta.
Kapal-kapal nelayan tersebut tersebar beroperasi mencari ikan tuna di sekitar perairan Jawa, Bali dan Lombok hingga wilayah Maluku.
Keluarga nelayan menyampaikan saat ditanya melalui pesan inboks, bahwa rata-rata kapal yang berangkat merupakan keluarganya, sementara yg baru berangkat tadi tujuan lombok itu adalah sepupu dan adiknya.
Ada juga yang sudah berangkat dari kemarin, yang tujuan sendang biru, jawa Timur, tulisnya dalam pesan.
Memburu ikan tuna sebagai salah satu tradisi dan bentuk melaut jarak jauh yang dilakukan musiman. Praktik ini memperlihatkan sebuah relasi sosial, dan kerja kolektif serta nilai-nilai solidaritas , yang masih hidup hidup di masyarakat pesisir.
Kegiatan menangkap ikan atau menjadi seorang nelayan dengan mengarungi laut lepas, demi dapur keluarga di rumah agar tetap menyala adalah narasi hidup, perubahan, dan perjuangan untuk bertahan ditengah tuntutan hidup yang semakin kompleks.

Post a Comment