Efektifitas Pengendalian Campak,Pemkab Sinjai Kembangkan Jangkauan Imunisasi
SINJAI - Perkara status Kejadian Luar Biasa (KLB) yang masih berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus berupaya menekan penyebaran campak.
Lewat program Outbreak Response Immunization (ORI), Pemkab Sinjai memperluas jangkauan layanan imunisasi dan hari ini pelaksana program tersebut dipusatkan di Puskesmas Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Rabu (08/04/2026).
Ada puluhan anak diberikan layanan Imunisasi oleh petugas Kesehatan, sebagai langkah percepatan dan pengendalian.
Yang menyita perhatian disitu adalah kehadiran Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur, yang datang secara langsung membawa anaknya untuk diimunisasi.
Pengakuannya, bahwa hal itu merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus kesadaran melindungi anak dari risiko penularan campak.
“Kami sangat mendukung program ini. Semoga imunisasi ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak usia 9 hingga 59 bulan,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa telah menegaskan bahwa layanan imunisasi kini disebar di tujuh titik guna menjangkau lebih banyak anak untuk mencapai target harian, serta menekankan kondisi KLB campak membutuhkan respons cepat dan keterlibatan semua komponen sebagai kunci memutus rantai penularan.
“Edukasi terus kita lakukan. Anak yang tidak diimunisasi berisiko menjadi sumber penularan,” jelasnya yang juga Plt Kadis Kesehatan Sinjai.
Pemerintah juga mendorong peran aktif masyarakat, bagi orang tua yang memiliki anak berusia 9 hingga 59 bulan agar segera mendatangi posko program imunisasi dengan langkah percepatan tersebut, penyebaran campak terkendali dan KLB berakhir.
Diketahui pelaksanaan kegiatan imunisasi dipantau oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Sinjai, Ny. Alviyanty Ridwan bersama Camat Sinjai Timur dan Lurah Samataring.

Post a Comment