Header Ads

Sekda Kembali Isi Pembekalan CPNS, Tekankan Pentingnya Profesionalisme ASN

Sinjai – Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, kembali dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan pembekalan bagi ratusan peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tana Toraja, khususnya angkatan XXII dan XXVI.

Penugasan tersebut diberikan oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI Makassar sebagai bentuk kepercayaan atas kompetensi dan pengalaman yang dimiliki Sekda Sinjai.

Dalam kegiatan yang digelar secara daring dari Studio Pembelajaran SMP Negeri 1 Sinjai, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (2/3/2026), Sekda membawakan materi seputar profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN).

Keterlibatan Sekda Sinjai sebagai narasumber mencerminkan eratnya kolaborasi antar pemerintah daerah di Sulawesi Selatan dalam mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur.

Pada kesempatan tersebut, Andi Jefrianto menguraikan sejumlah poin penting yang perlu menjadi pedoman ASN, mulai dari urgensi menjaga profesionalitas, pemahaman landasan hukum ASN, filosofi ASN BerAKHLAK, makna profesionalisme, hingga strategi membangun karakter aparatur yang berintegritas.

“Profesionalisme ASN bukan sekadar materi dalam pelatihan, melainkan fondasi utama dalam perjalanan karier ke depan,” ujar Andi Jefrianto saat membuka pemaparannya.

Ia menegaskan bahwa ASN merupakan bagian dari sistem pemerintahan yang dituntut bekerja secara profesional, netral, dan berintegritas. Karena itu, setiap ASN harus menjadikan nilai BerAKHLAK sebagai pedoman utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, nilai BerAKHLAK bukan sekadar slogan, tetapi standar perilaku yang mencerminkan orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, keharmonisan, loyalitas, adaptivitas, dan semangat kolaboratif.

Di akhir materinya, Sekda juga mengingatkan bahwa profesi ASN di era saat ini menghadapi berbagai tantangan yang dinamis. Ia mendorong para CPNS agar menjadi aparatur yang tanggap, adaptif terhadap perubahan, serta terus mengembangkan kapasitas diri.

Ia turut menekankan sejumlah unsur penting dalam menjaga profesionalisme ASN, di antaranya integritas, kompetensi, disiplin, tanggung jawab, netralitas, dan orientasi pelayanan publik.

“Mari kita tanamkan komitmen untuk bekerja dengan jujur, terus meningkatkan kemampuan, dan menyadari bahwa tugas kita bukan semata-mata untuk atasan, melainkan untuk bangsa dan negara,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.