Header Ads

Jalangkote Masih Jadi Takjil Favorit Berbuka Puasa

SINJAI - Setiap bulan ramadhan hingga saat ini, Jalangkote selalu mendominasi dengan kue-kue takjil lainnya, populer dan diminati banyak orang, tidak afdal rasanya berbuka puasa tanpa takjil yang satu ini.


Jalangkote menjadi takjil primadona di bulan ramadhan, soal rasa dan isinya selalu juara, serta sejalan harga dan effortnya. Kue ini adalah makanan khas dari Sulawesi Selatan, kue yang diisi dengan daging atau sayuran. 


Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026, jalangkote masih mampu mempertahankan posisinya sebagai kue tradisional, takjil yang digandrungi oleh semua kalangan, orang dewasa hingga anak-anak. bahkan popularitasnya masih lebih unggul dari semua kue takjil modern yang ada, takjil paling laris dan dicari orang-orang saat bulan Ramadan. Kuliner yang satu ini telah menjadi variasi menu untuk berbuka.


Kemunculan jalangkote dimulai dari orang-orang Cina yang datang Ke Makassar pada abad-19, mereka lalu memperkenalkan jalangkote dan juga resepnya, awalnya jalangkote hanyalah makanan rakyat yang dijual dipasar-pasar tradisional yang ada di Makassar ada waktu itu.


Namun seiring perjalanan waktu, pada tahun 1970 an, jalangkote semakin populer di Makassar serta masyarakat lokal, dan hingga saat ini jalangkote terus bertransformasi dalam hal resep dan variasi isinya, seperti daging sapi, ayam, atau sayuran. Dan kini telah menjadi simbol budaya lokal yang tak usang dimakan waktu.


Salah seorang perempuan, ia pedagang takjil termasuk jalangkote di Pasar lama Sinjai Kelurahan Biringere, kecamatan Sinjai Utara. Sabtu, (28/02/2026) mengaku kalau pembelinya cukup banyak sehingga  ia menyarankan kalau mau dapat silahkan pesan memang, takutnya cepat habis karena banyak yang datang membeli jalangkotenya. Ucap pedagang tersebut.(Siraj)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.