Bupati Ratnawati Arif Pastikan Anak Katenni Memperoleh Pendidikan Yang Layak
SINJAI - Dari secarik kertas yang viral, bertuliskan kata memohon pinjaman. Sebuah bentuk paling jujur dikertas itu atas keadaan yang dialaminya bersama keluarga sebab dirumahnya tidak ada lagi beras.
Kisahnya kemudian viral dan menyentuh hati banyak orang, keluarga itu adalah Katenni (40) dan Riski (32) pasangan suami istri.
Empati kali ini datang dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib. Karena mendapat arahan dari Bupati Sinjai, pihaknya langsung kelapangan dan mendatangi rumah keluarga tersebut.
Arahan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif kepada Kepala Kadisdik Sinjai yaitu memastikan akses dan pelayanan pendidikan sudah diterima dengan baik.
Selain mengunjungi sekolah, Irwan Suaib juga menemui keluarga Katenni. memastikan masa depan pendidikan anak-anak mereka supaya tetap terjaga sudah menjadi tanggung jawab pemerintah Sinjai.
Irwan Suaib bersama jajaran Dinas Pendidikan Sinjai mengunjungi SD Negeri 220 Salohe, ditempat itulah anak mereka diikutkan belajar untuk melukis masa depannya, yang letaknya di Dusun Balle, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Bulupoddo.
Sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap siswa dari keluarga kurang mampu, disitu Disdik Sinjai juga menyerahkan bantuan dari Program Disdik Peduli, Bantuan itu berupa perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, kaos kaki, dan alat tulis.
Pada saat menyerahkan bantuan, Irwan Suaib mengatakan, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan sebuah penghalang bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita, Karena pendidikan itu adalah hak setiap anak tanpa ada pengecualian. Setelah itu, rombongan Disdik Sinjai kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah Katenni dan Riski.
Dengan berjalan kaki rombongan pun tiba dirumah pasangan suami istri tersebut, kemudian menyampaikan kalau anaknya sudah terdaftar sebagai penerima manfaat beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP). Program yang peruntukannya untuk membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap bisa sekolah.
Pemerintah dalam hal ini Kadisdik, kehadirannya merupakan respon setiap permasalah sosial yang perlu disikapi secara nyata dan ini menjadi bukti ketika ada warganya yang membutuhkan, Pemerintah daerah tidak tidur.

Post a Comment