Sengit! AGPAII Sinjai Raih Juara II Tenis Lapangan Setelah Duel Dramatis Melawan MI Darul Istiqamah
SINJAI – Gemuruh sorak sorai penonton memadati Lapangan Tenis Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, Rabu sore (17/12/2025), saat laga final cabang olahraga tenis lapangan mempertemukan tim AGPAII (Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia) Sinjai melawan tim MI Darul Istiqamah. Pertandingan berlangsung sengit, penuh perjuangan, dan sarat tensi hingga peluit akhir dibunyikan.
Sejak set awal, kedua tim langsung menampilkan permainan terbaiknya. Tim AGPAII memperlihatkan pertahanan yang solid dengan penempatan bola yang cermat, sementara tim MI Darul Istiqamah tampil agresif melalui pukulan forehand keras yang kerap menyulitkan lawan. Kejar-mengejar skor pun tak terhindarkan, membuat suasana lapangan semakin panas dan memikat perhatian penonton.
Sejumlah reli panjang terjadi, memaksa para pemain mengerahkan kemampuan fisik dan mental secara maksimal. Meski telah memberikan perlawanan ketat hingga poin-poin krusial, tim AGPAII akhirnya harus mengakui keunggulan MI Darul Istiqamah dengan selisih skor yang tipis. Namun demikian, penampilan AGPAII tetap menuai apresiasi berkat permainan disiplin dan semangat juang yang tinggi.
Hasil tersebut mengantarkan tim AGPAII Sinjai meraih posisi juara II pada ajang tenis lapangan tingkat Kabupaten Sinjai. Capaian ini menjadi bukti bahwa para guru Pendidikan Agama Islam tidak hanya berperan aktif dalam dunia pendidikan, tetapi juga mampu menunjukkan ketangguhan dan sportivitas di bidang olahraga.
Ketua AGPAII Sinjai, M.Takdir , menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih. “Ini bukan semata soal menang atau kalah, tetapi tentang silaturahmi dan menjaga kebugaran di lingkungan Kementerian Agama Sinjai. Juara II adalah hasil yang sangat kami syukuri,” ujarnya usai pertandingan.
Dengan semangat sportivitas yang ditunjukkan kedua tim, laga final ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kekompakan antarpendidik di Kabupaten Sinjai.

Post a Comment