SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyerahkan secara simbolis obat pencegahan kusta kepada warga dalam pencanangan pemberian obat pencegahan kusta atau kemoprofilaksis di Kantor Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ratnawati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Kahar Anies, dan Camat Bulupoddo, Ridwan Palo. Ia menekankan pentingnya pencegahan, skrining, dan deteksi dini untuk menekan risiko penyebaran penyakit kusta di tengah masyarakat.
Menurut Ratnawati, pencanangan ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan preventif. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat pencegahan kusta sesuai sasaran dan ketentuan medis.
“Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung pencanangan ini. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan skrining kesehatan dan pemberian obat pencegahan kusta secara maksimal, demi mewujudkan Sinjai yang sehat dan bebas dari penyakit menular,” ujar Ratnawati saat ditemui reporter Radio Suara Bersatu FM.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Kahar Anies, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan.
Program kemoprofilaksis ini menargetkan sebanyak 10.000 orang di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Khusus di Kabupaten Sinjai, pelaksanaannya tidak hanya dipusatkan di lokasi pencanangan, tetapi juga akan dilanjutkan melalui seluruh Puskesmas.
“Jadi, sasarannya adalah warga dan juga siswa yang hadir secara langsung dalam pencanangan hari ini,” jelas Kahar.
Selain pemberian obat pencegahan kusta, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis melalui program ANDALAN SEHATI. Layanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Antusiasme warga terlihat dari kehadiran masyarakat sejak pagi untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, tercatat sebanyak 41 kasus baru kusta selama periode Januari hingga September 2026.
Data tersebut menjadi perhatian penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus memperkuat upaya pencegahan, memperluas skrining, serta meningkatkan kesadaran mengenai penyakit kusta. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, risiko penularan dapat ditekan dan penderita dapat memperoleh pengobatan sedini mungkin.

Posting Komentar untuk "Cegah Penyebaran Kusta, Bupati Sinjai Canangkan Pemberian Obat Kemoprofilaksis bagi Warga"